Minggu, 08 September 2013

DATA WAREHOUSE

    PENGENALAN DATA WAREHOUSE (Pertemuan 1)


NIM      : 10410100104


Sejarah Data warehouse

Awal mula data warehouse berangkat dari tahun 80 an, dimana peneliti IBM Barry Devlin and Paul Murphy mengembangkan "business data warehouse". Pada dasarnya bertujuan untuk menyediakan model arsitektur untuk perubahan data dari sistem operasional menuju sistem DSS. Beberapa hal penting berkisar sejarah data warehouse adalah :

1960s - General Mills dan Dartmouth College, mengembangkan istilah dimensions and facts.
1970s - ACNielsen dan IRI menyediakan imensional data marts untuk penjualan retail
1983s - Teradatamemperkenalkan sistem database yang khusus untuk DSS
1988s - Barry Devlin dan Paul Murphy mempublikasikan artikel An architecture for a business and information systems in yang memperkenalkan istilah "business data warehouse".
1990s - Red Brick Systems memperkenalkan Red Brick Warehouse, sistem manajemen database khusus untuk data warehousing.
1991s - Bill Inmon mempublikasikan buku Building the Data Warehouse.
1995s - The Data Warehousing Institute, organisasi profit yang mempromosikan data warehouse didirikan 1996 - Ralph Kimball mempublikasikan buku The Data Warehouse Toolkit.
2000s - Daniel Linstedt mempublikasikan the Data Vault, yang memungkinkan audit data warehose.

Seiring dengan semakin meningkatnya kompetisi bisnis, tiap organisasi harus dapat melakukan tindakan bisnis yang tepat. Di masa yang lampau keputusan bisnis didasarkan pada intuisi pihak manajemen. Saat ini dibutuhkan informasi yang menunjang, tepat, cepat dan efisien dalam pengambilan keputusan. Informasi yang dibutuhkan berupa informasi yang telah tersumarisasi (summarized), dan terspesialisasi (spesialized) hasil dari analisa data operasional organisasi.
Informasi yang dibutuhkan dapat hadir dalam bentuk laporan khusus, dan forecasting (peramalan) berdasarkan trend. Informasi dihasilkan oleh Business Intelligence atau sistem informasi eksekutif (Executive Support System) yang mendapatkan data dari data warehouse.

Kenapa Membangun Data Warehouse?

DW yang dikombinasikan dengan BI (Business Intelligence) dapat digunakan untuk mendapatkan informasi :

-          Lebih memahami apa yang terjadi pada bisnis
-          Menentukan trend historis
-          Prediksi kesempatan di masa datang
-          Mengukur performance










Manfaat Data Warehouse

Berdasarkan pada penjelasan-penjelasan tersebut di atas, dapat disebutkan bahwa penggunaan data warehouse akan memberikan berbagai manfaat, diantaranya :

·         Walaupun mahal dalam pembuatannya, namun untuk kebutuhan pelaporan dan analisis dapat lebih menghemat biaya dan waktu.
·         Dikarenakan terlebih dahulu mengisi data ke data warehouse, ketidak konsistenan yang ada dapat diketahui dan diatasi sehingga akan mempermudah pelaporan dan analisis.
·         Data yang ada di dalam data warehouse dapat digunakan untuk sistem pendukung keputusan.
·         Data yang ada di dalam data warehouse akan tetap ada walaupun data di sistem operasional telah berubah atau dihapus
·         Data diorganisir dengan baik untuk query analisis dan sebagai bahan untuk pemrosesan transaksi.
·         Perbedaan diantara struktur data yang heterogen pada beberapa sumber yang terpisah dapat diatasi.
·   Aturan untuk transformasi data diterapkan untuk memvalidasi dan mengkonsolidasi data apabila data dipindahkan dari database OLTP ke data warehouse.

·         Masalah keamanan dan kinerja bisa dipecahkan tanpa perlu mengubah sistem produksi.


Nilai Data Warehouse

Data warehouse digunakan untuk sistem BI (Business Intelligence) yang memiliki nilai untuk :

1.      Tracking and trending key performance indicators
2.      Measuring business performance
3.      Reporting and understanding financial results
4.      Understanding customers and their behavior
5.      Identifying high-value customers
6.      Better selection or development of new products
7.      Understanding which products should be scaled back or eliminated
8.      Understanding business competitors

Data warehouse pertama kali diperkenalkan oleh W.H.Inmon, sehingga W.H.Inmon sering disebut Bapak Data Warehouse. Definisi data warehouse sebagai berikut:
Ø  Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehouse adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek, terintegrasi, time-variant, dan bersifat tetap dari kumpulan data dalam mendukung proses pengambilan keputusan manajemen.
Ø  Menurut Vidette Poe, data warehouse merupakan database yang bersifat analisis dan read only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.
Ø  Menurut Paul Lane, data warehouse merupakan database relasional yang didesain lebih kepada query dan analisis daripada proses transaksi, biasanya mengandung history data dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya.

Nah…dari ketiga definisi tersebut, dapat saya peroleh kesimpulan bahwa data warehouse adalah sebuah “database” yang berukuran besar yang menyimpan data dari berbagai sumber yang kemudian diproses menjadi bentuk penyimpanan multidimensional dan didesain untuk querying dan reporting. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan informasi yang akurat dari waktu ke waktu, berguna untuk pengambilan keputusan, analisis penjualan, analisis pasar, dan sebagainya.



Ø  Karakteristik Data Warehouse

1. Subject Oriented (Berorientasi subject)

Data warehouse berorientasi subject artinya data warehouse didesain untuk menganalisa data berdasarkan subject-subject tertentu dalam organisasi,bukan pada proses atau fungsi aplikasi tertentu. Data warehouse diorganisasikan disekitar subjek-subjek utama dari perusahaan(customers,products dan sales) dan tidak  diorganisasikan pada area-area aplikasi utama(customer invoicing,stock control dan product sales). Hal ini dikarenakan kebutuhan dari data warehouse untuk menyimpan data-data yang bersifat sebagai penunjang suatu keputusan, dari pada aplikasi yang berorientasi terhadap data.
Jadi dengan kata lain, data yang disimpan adalah berorientasi kepada subjek bukan terhadap proses. Secara garis besar perbedaan antara data operasional dan data warehouse yaitu :



2. Integrated (Terintegrasi)

Data Warehouse dapat menyimpan data-data yang berasal dari sumber-sumber yang terpisah kedalam suatu format yang konsisten dan saling terintegrasi satu dengan lainnya. Dengan demikian data tidak bisa dipecah-pecah karena data yang ada merupakan suatu kesatuan yang menunjang keseluruhan konsep data warehouse itu sendiri.
Syarat integrasi sumber data dapat dipenuhi dengan berbagai cara sepeti konsisten dalam penamaan variable,konsisten dalam ukuran variable,konsisten dalam struktur pengkodean dan konsisten dalam atribut fisik dari data.
Contoh pada lingkungan operasional terdapat berbagai macam aplikasi yang mungkin pula dibuat oleh developer yang berbeda. Oleh karena itu, mungkin dalam aplikasi-aplikasi tersebut ada variable yang memiliki maksud yang sama tetapi nama dan format nya berbeda. Variable tersebut harus dikonversi menjadi nama yang sama dan format yang disepakati bersama. Dengan demikian tidak ada lagi kerancuan karena perbedaan nama, format dan lain sebagainya. Barulah data tersebut bisa dikategorikan sebagai data yang terintegrasi karena kekonsistenannya.

3. Time-variant (Rentang Waktu)

Seluruh data pada data warehouse dapat dikatakan akurat atau valid pada rentang waktu tertentu. Untuk melihat interval waktu yang digunakan dalam mengukur keakuratan suatu data warehouse, kita dapat menggunakan cara antara lain :
Cara yang paling sederhana adalah menyajikan data warehouse pada rentang waktu tertentu, misalnya antara 5 sampai 10 tahun ke depan.
Cara yang kedua, dengan menggunakan variasi/perbedaan waktu yang disajikan dalam data warehouse baik implicit maupun explicit secara explicit dengan unsur waktu dalam hari, minggu, bulan dsb. Secara implicit misalnya pada saat data tersebut diduplikasi pada setiap akhir bulan, atau per tiga bulan. Unsur waktu akan tetap ada secara implisit didalam data tersebut.
Cara yang ketiga,variasi waktu yang disajikan data warehouse melalui serangkaian snapshot yang panjang. Snapshot merupakan tampilan dari sebagian data tertentu sesuai keinginan pemakai dari keseluruhan data yang ada bersifat read-only.

4. Non-Volatile

Karakteristik keempat dari data warehouse adalah non-volatile,maksudnya data pada data warehouse tidak di-update secara real time tetapi di refresh dari sistem operasional secara reguler. Data yang baru selalu  ditambahkan sebagai suplemen bagi database itu sendiri dari pada sebagai sebuah perubahan. Database tersebut secara kontinyu menyerap data baru ini, kemudian secara incremental disatukan dengan data sebelumnya.

Berbeda dengan database operasional yang dapat melakukan update,insert dan delete terhadap data yang mengubah isi dari database sedangkan pada data warehouse hanya ada dua kegiatan memanipulasi data yaitu loading data (mengambil data) dan akses data (mengakses data warehouse seperti melakukan query atau menampilan laporan yang dibutuhkan, tidak ada kegiatan updating data).


v Berikut ini adalah istilah-istilah yang akan kita sering jumpai dalam membahas tentang data warehouse:

1.  OLAP (Online Analytical Processing)
OLAP adalah suatu pemrosesan data warehouse yang menggunakan fact table dan dimension table untuk dapat menampilkan berbagai bentuk laporan, analisis, dan query.

2. OLTP (Online Transaction Processing)
OLTP adalah suatu pemrosesan yang menyimpan data mengenai kegiatan operasional transaksi dalam perusahaan sehari-hari.

3. Fact Table
Fact table (tabel fakta) adalah tabel yang umumnya mengandung sesuatu yang dapat diukur (measure), seperti harga, jumlah barang, dan sebagainya. Fact table juga merupakan kumpulan foreign key dari primary key yang terdapat pada masing-masing dimension table. Fact table juga mengandung data yang historis.

4. Dimension Table
Dimension table (tabel dimensi) adalah tabel yang berisi data detail yang menjelaskan foreign key yang terdapat pada fact table. Atribut-atribut yang terdapat pada dimension table dibuat secara berjenjang (hirarki) untuk memudahkan proses query.

§  Pemanfaatan data warehouse menggunakan data mining, OLAP (online Analytical processing), DSS Namun, metode untuk mendapatkan, dan menganalisa data berupa proses extract, transform dan load data, serta manajemen data dictionary masih termasuk pokok bahasan utama sebagai komponen sistem data warehouse. Definisi lanjutan dari data warehousing termasuk business intelligence tools, tools untuk extract, transform dan load data ke repository, dan tools untuk manajemen metadata.



Ø SUMBER REFERENSI :

[1] Inmon, W.H. (2002). Building the Data Warehouse third edition. Toronto : John Wiley & Sons.
[2] Imhoff, Claudia., Galemmmo, Nicholas. and Geiger, Jonathan G. (2003). Mastering Data Warehouse Design Relational and Dimensional Techniques. Indianapolis : Wiley Publishing
[3] Power, Daniel. (2005). Data-driven DSS: What do I need to know about Data Warehousing/OLAP? [Online]. Tersedia: http://dssresources.com/faq/index.php?action=artikel&cat=5&id=47&artlang=en [17 Oktober 2009]
[4] http://chrezsoft.blogspot.com/2012/10/pengenalan-data-warehouse.html
[5] http://erick1719.wordpress.com/2010/08/21/pengertian-data-warehouse/
[6] http://risyana.wordpress.com/2009/11/17/pengantar-data-warehouse/


Kamis, 11 April 2013

TUNEUP UTILITIES 2013



DOWNLOAD TUNEUP UTILITIES 2013 + SERIAL NUMBER
   







    Seperti halnya dengan setiap mesin, komputer memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjaga agar berjalan yang terbaik. TuneUp Utilities 2013 adalah seperangkat alat untuk memperbaiki, merapikan, dan mengoptimalkan komputer Anda. Dengan antarmuka langsung dan banyak pilihan, ada baiknya memeriksa jika Anda tidak yakin bagaimana untuk menjaga komputer Anda dalam kondisi prima.TuneUp Utilities 2013 memiliki alat 1-Click Maintenance bagi pengguna yang ingin clean sekaligus, serta beberapa pilihan lain yang memberikan Anda kontrol lebih lanjut. 
     TuneUp Utilities 2013 dimulai dengan melakukan analisis sistem, melihat berbagai metrik kinerja yang berbeda. Ini ditentukan bahwa kita perlu untuk membersihkan Registry, menghapus cara pintas yang rusak, membersihkan Windows dan program, membersihkan browser kita, dan mengoptimalkan sistem startup dan shutdown, perlu kita tahu bahwa Registry tidak perlu defragmented tetapi kita harus defragment harddisk kita selama sesi perawatan kami berikutnya. TuneUp menemukan beberapa masalah pada komputer kita dan menegaskan bahwa kita memiliki "gangguan sistem yang tinggi." Dengan mengklik tombol kami mampu mengatasi masalah ini, sehingga program atau mengatakan, satu-satunya bukti nyata kami adalah bahwa hal itu mengatakan kepada kami bahwa 867 masalah Registry telah dikoreksi, 58 cara pintas rusak telah dihapus, 275 memiliki barang yang tidak dibutuhkan telah dihapus, dan sebagainya. Kami belum mengalami masalah kinerja yang signifikan untuk memulai dengan, sehingga sulit untuk mengatakan apakah TuneUp membuat perbedaan nyata bagi kita, tetapi kita bisa setidaknya mengatakan bahwa itu tidak menyebabkan masalah. Sebuah tambahan 1 - Pemeliharaan alat Klik, Utilities TuneUp juga memungkinkan pengguna membuat profil penggunaan PC untuk menentukan cara terbaik untuk mengoptimalkan sistem mereka, dan fitur Protection System memungkinkan pengguna membatalkan perubahan yang dibuat oleh program - selalu hal yang baik ketika Anda ' kembali penyia-nyiaan waktu dalam Registry. Utilities TuneUp memiliki antarmuka yang user-friendly dan file built-in Bantuan menyeluruh. Secara keseluruhan, kita berpikir bahwa TuneUp Utilities 2013 adalah pilihan yang baik bagi pengguna pemula dan menengah yang memahami pentingnya pemeliharaan sistem tetapi membutuhkan beberapa bantuan dalam melakukan hal itu.

     Untuk sahabat sekalian yang memiliki Aplikasi TuneUp Utilities 2013 namun belum mempunyai Product Key atau Serial Number nya maka Insya Allah  saya akan membagikan kepada sahabat sekalian beserta langkah-langkah untuk mengaktivasinya pada postingan ini.


Berikut langkah-langkah mengaktivasi TuneUp Utillities 2013 :

1.      Install TuneUp Utilities 2013 15 Day-Trial version
2.      Setelah selesai menginstall, keluar dari TuneUp Utilities
3.      Lalu masuk ke TuneUp Utilities lagi
4.      Maka TuneUp Utilities akan menanyakan untuk membeli Produk tersebut
5.      Klik Enter Product Key pada sisi kiri bawah
6.      Lalu akan muncul kolom Full Name dan Organization, Isi saja sesuai data diri sahabat
7.      Setelah itu Copy salah satu Serial Number di bawah ini dan Paste pada kolom Product Key
8.      Lalu Klik “Next”
9.      Setelah itu muncul kata terima kasih dari TuneUp Utilities dan meminta untuk Restart TuneUp Utilities
10.  Restart TuneUp Utilitiesnya, maka TuneUp Utilities 2013 telah teraktivasi


Serial Number TuneUp Utilities 2013 :

V3FVHT-E5C07N-P8N937-6BMVR9-MQ1TM5-DCCAB5

70F1WN-63H489-XP84MP-H4JDH3-JW22XQ-EPEVCB

TD7QPK-PX1VPT-4CAT0N-V6HTNN-AACXWX-NBXQ97

1PBM0X-DV6JYB-XCPMH0-NA6QF9-H70R6A-B3CHTB

FX5YW3-5BRX7Q-KJ13H4-NK0QWM-QD1M5E-3NXYWK

KHEHD5-1AQDQ4-EW50M6-7FWAH7-PYPB61-RYDTH5

AW02ME-27KPH7-K2AKC5-WTJV8W-3C5TMM-CA95A3

5nwmnq-kxf2f9-23e8d1-de5ehx-5hqx0k-fxjcch

QME0PJ-BFXF0R-X8TEEH-C992WY-NKRDJE-F87W3B

FX5YW3-5BRX7Q-KJ13H4-NK0QWM-QD1M5E-3NXYWK

KHEHD5-1AQDQ4-EW50M6-7FWAH7-PYPB61-RYDTH5

NKBJF3-CBXMCP-DMJRB7-YFXTHC-CNDY0H-0YDPF0


P38YV6-P8HPE6-N2E46T-CW50TA-C7JPAA-M9YVA3



Dan khusus bagi sahabat yang belum mempunyai Aplikasi TuneUp Utilities 2013, bisa download di  

Kamis, 02 Agustus 2012

55 Theme Gallery untuk Power Point



55 Theme Gallery untuk Power Point (biar presentasi lebih maknyuss)







*******************
123 MB Compress
170 MB UnCompress
*******************

The design service includes,
design template for PowerPoint
animation for PowerPoint
presentation template for PowerPoint
presentation design
presentation graphics
PPT design template
PPT template download
With the newest style, we offer you creative template for PowerPoint to take every opportunity of success. Also Diagram for presentation, template for FrontPage and Webpage template for FrontPage is available.

Ø Included:

399TGp_medical_light_ani
400TGp_globalcity_light_ani
435TGp_smile_light_ani
436TGp_biz_dark_ani
437TGp_bizpeople_light_ani
445TGp_tech_dark_ani
570TGp_koreaculture_dark
571TGp_business_light
571TGp_business_light_ani
572TGp_fresh_light
572TGp_fresh_light_ani
573TGp_research_light
573TGp_research_light_ani
574TGp_natural_light
574TGp_natural_light_ani
575TGp_happiness_light
575TGp_happiness_light_ani
576TGp_report_light
577TGp_fruit_light
577TGp_fruit_light_ani
578TGp_CleanCity_light
578TGp_CleanCity_light_ani
579TGp_makeup_light
579TGp_makeup_light_ani
580TGp_general_light
580TGp_general_light_ani
581TGp_gold_light
581TGp_gold_light_ani
582TGp_GoUp_light
582TGp_GoUp_light_ani
583TGp_business_light
583TGp_business_light_ani
584TGp_Doctors_light
585TGp_Skinscuba_light
587TGp_School_light
587TGp_School_light_ani
588TGp_Housesale_light
589TGp_Health_light
590TGp_climb_dark
590TGp_climb_dark_ani
591TGp_ChildArt_light
591TGp_ChildArt_light_ani
592TGp_Makeup_light
592TGp_Makeup_light_ani
593TGp_calligraphy_light
593TGp_calligraphy_light_ani
594TGp_family_light
594TGp_family_light_ani
595TGp_Golf_light
596TGp_Wine_light
596TGp_Wine_light_ani
597TGp_Child_light
597TGp_Child_light_ani
598TGp_Business_dark
598TGp_Business_dark_ani

Ø Download :


http://www.mediafire.com/?f4nnl9b26b21749


*      pass rar (kalo perlu) gan :

www.ultimate-caffe.org


Ø UPDATE LINK

kalo nggak kuat, unduh satu-satu aja, bisa..gak pake part gan J

http://www.4shared.com/file/231955498/d2ca31ec/1_online.html
http://www.4shared.com/file/231972336/2dc5893d/2_online.html
http://www.4shared.com/file/231972066/52f4c321/3_online.html
http://www.4shared.com/file/231972049/f07dbc32/4_online.html





Rabu, 01 Agustus 2012

WinRAR 4.20 Beta 3 Preactivated + ThemesPack





Mumpung ada waktu sedikit saya mau share software kecil yang pasti sudah tidak asing bahkan mungkin menjadi software wajib yang harus ada di komputer anda. Yup, WinRAR 4.20 Beta 3 Preactivated merupakan versi WinRAR terbaru. Meskipun tidak ada perubahan yang signifikan namun layak untuk anda miliki. Selain itu sudah saya sediakan pula ThemesPack agar skin WinRAR anda semakin beragam.

Ø  Screenshot  :



Download : 
http://www.mediafire.com/?tmmtz8ozatqkb2r   (32 bit)
http://www.mediafire.com/?q6m00kq9f6rgbzs  (64 bit)

Bagi yang mau download themes pack untuk winrar, bisa download dibawah ini, didalamnya sudah terdapat puluhan themes.

http://www.mediafire.com/?8bcmw64wwwb885e

Oia, WinRAR yang saya share ini Preactivated jadi tidak perlu lagi menggunakan serial, krack, maupun keygen. Tinggal install, beres. Hehehe...



Sabtu, 15 Oktober 2011

Analisa Sistem Informasi ( Pertemuan 3 )

Nama            : Gladiez Wiqi Andriana
Nim               : 10410100104
Dosen           : Didiet Anindita


1.     A. Convenience Sampling atau sampel yang dipilih dengan pertimbangan kemudahan.

-          Dalam memilih sampel, peneliti tidak mempunyai pertimbangan lain kecuali berdasarkan kemudahan saja. Seseorang diambil sebagai sampel karena kebetulan orang tadi ada di situ atau kebetulan dia mengenal orang tersebut. Oleh karena itu ada beberapa penulis menggunakan istilah accidental sampling – tidak disengaja – atau juga captive sample  (man-on-the-street) Jenis sampel ini sangat baik jika dimanfaatkan untuk penelitian penjajagan, yang kemudian diikuti oleh penelitian lanjutan yang sampelnya diambil secara acak (random). Beberapa kasus penelitian yang menggunakan jenis sampel ini,  hasilnya ternyata kurang obyektif.
-          Sample yang terdiri dari unit / individu yang mudah ditemui
-          Metode ini tidak mempermasalahkan apakah sample yang diambil mewakili populasi atau tidak.
-          Dirancang untuk melihat fenomena dimasyarakat secara mudah
-          Alias : incidental, accidental, haphazard, fortuitous sampling
-          Peneliti memilih sejumlah kasus yang conveniently/readily available.
-          Metode ini cepat, mudah, dan murah.
-          Kalau penelitian permasalahan baru tahap awal dan generalisasi bukan masalah, metode ini boleh2 saja.
-          Tapi karena sampel yang cuma “sedapatnya”, tidak bisa ditentukan hasil penelitian ini bisa diterapkannya ke mana kecuali ke sampel itu sendiri.
-          In attempting to make inferences from such a sample, “one can only hope that one is not being to grossly misled” (sangat sinis)
§  Contoh :  
ü  Pengambilan contoh berdasarkan kemudahan (Convenience sampling)
      Prosedur pengambilan contoh ini  yaitu contoh diambil dari populasi yang mudah diperoleh atau contoh diambil bebas yang paling cepat dan murah dari populasi.

B. Purposive

-          Peneliti menggunakan expert judgement untuk memilih kasus-kasus yang “representatif” atau “tipikal” dari populasi.
-          Pertama, identifikasi sumber2 variasi yang penting dari populasi. Berikutnya memilih kasus-kasus sesuai sumber-sumber variasi tersebut.
-          Bisa dipilih satu kasus atau satu subpopulasi yang dianggap “representatif” atau “tipikal” yang memiliki karakteristik tertentu. Atau memilih beberapa kasus yang mewakili perbedaan-perbedaan utama dalam populasi.
-          Teknik purposive sampling lainnya, biasanya untuk prediksi hasil election, adalah memilih propinsi tertentu yang telah bertahun-tahun memprediksikan hasil penghitungan suara nasional secara tepat.
-          Contoh :  kalau di propinsi A partai X menang maka diprediksikan dengan sangat yakin (keyakinan sebesar korelasi historisnya) bahwa secara nasional partai X bakal menang.
-          Tetap kurang bisa diterima dibandingkan probability sampling jika diperlukan generalisasi yang tepat dan akurat. Tetapi kalau berbagai hal membatasi, ya boleh lah.
-          Secara umum lebih “kuat” dibandingkan convenience sampling tapi sangat tergantung expert judgement-nya peneliti.
-          Kelemahan utama: informed selection seperti itu memerlukan pengetahuan yang cukup mengenai populasi.

C. Simple Random

-          Simple Random Sampling adalah semua unsur dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai anggota sampel. Anggota sampel dipilih secara acak dengan cara :
§  Pengundian menggunakan nomor anggota sebagai nomor undian
§  Menggunakan tabel angka random (bilangan acak) berdasarkan nomor anggota.
-          Simple random sampling adalah teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara acak (random) sehingga setiap kasus atau elemen dalam populasi memiliki kesempatan yang sama besar untuk dipilih sebagai sampel penelitian. Pada contoh pemilihan 20 orang sampel dari populasi yang beranggotakan 100 orang, dengan teknik simple random sampling maka setiap orang pada populasi tersebut memilki peluang yang sama untuk menjadi satu dari 20 sampel yang dipilih.
-          Teknik ini memilki tingkat keacakan yang sangat tinggi, sehingga sangat efisien digunakan untuk mengukur karakter populasi yang memiliki elemen dengan homoginitas tinggi. Sedangkan untuk populasi yang memiliki elemen cukup hetergon, penggunaan teknik ini justru dapat menimbulkan bias.
-          Syarat penggunaan teknik sampling ini adalah, bahwa setiap elemen dari populasi harus dapat diidentifikasi. Elemen dari populasi tersebut kemudian disusun dalam suatu sampling frame, yaitu suatu daftar yang dapat menggambarkan seluruh elemen dari populasi. Keberadaan sampling frame ini sangat penting dalam teknik simple random sampling ini, karena proses pemilihan sampel akan menjadi lebih sederhana, cepat dan murah.
-          Prosedur penggunaan simple random sampling, diawali dari pembentukan sampling frame oleh peneliti. Selanjutnya, dari sampling frame tersebut dipilih sampel yang dilakukan secara acak hingga terpenuhi jumlah sampel yang dibutuhkan. Proses pemilihan sampel ini juga dapat memanfaatkan a table of random numbers.

§  Syarat Penggunaan Metode Simple Random Sampling :

-          Sifat populasi adalah homogen
-          Keadaan anggota populasi tidak terlau tersebar secara geografis
-          Harus ada kerangka sampling (sampling frame) yang jelas
-          Kebaikan : Prosedur penggunaannya sederhana
-          Kelemahan : Persyaratan penggunaan metode ini sulit dipenuhi

D. Complex Random

-          sampel ini sangat sesuai untuk menganalisis sistem pada beberapa sampling, diantaranya sampling sistematis, sistem mewakili dan sampling kelompok.
-          sampling sistematis, sampling probabilitas yang paling sederhana, misalnya memilih mewawancarai setiap orang ke- k dari daftar pegawai perusahaan.
-          sampling mewakili, adalah proses mengidentifikasi subpopulasi dan kemudian menyeleksi objek atau orang yang dibuat sampling di dalam subpopulasi tersebut, sehingga pengumpulan data secara efisien.
-          sampling kelompok, menyeleksi sekumpulan dokumen atau orang untuk studi yang dilakukan, misalnya sebuah organisasi mempunyai 20 cabang yang tersebar, kemudian dipilih satu atau dua diantaranya berdasarkan asumsi keduanya memiliki kekhasan sendiri.

2.    Cara Untuk menentukan ukuran Sample adalah :

-          Untuk menentukan ukuran/banyaknya contoh (n) yang akan diambil dari populasi perlu diperhatikan hal-hal berikut :
         N= banyaknya anggota dalam populasi
         d = kesalahan maksimum yang dapat diterima
         Zα = nilai sebaran Z  pada tingkat kepercayaan (1- α/2)
S2= ragam populasi
         Ukuran contoh  yang diambil dari poplasi yaitu:
   n = ( N Z2 s2 )/ (N d2 + Z2 s2)
         Untuk data pengamatan proporsi s2= p(1-p), apabila p tidak diketahui (memang tidak diketahui) maka dapat diambil s2 maksimum dan diperoleh pada p= 0.5.